Jangan Ceroboh

 

Di pagi yang cerah. aku dan adikku yang masih mengantuk harus terpaksa bangun setelah mendengar panggilan mama. setelah 3 hari menghabiskan waktu liburan yang sangat menyenangkan di Bali hari ini tiba saatnya kami semua untuk pulang. Rencananya kami semua akan pulang menggunakan pesawat. kami berangkat dari bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 12. 00. aku dan keluargaku segera bergegas untuk membereskan barang-barang kami yang ada di hotel

mama;” lexbereskan barang-barang dengan teliti dan jangan sampai ada yang tertinggal” perintah Mama aku.

Aku:” Baik ma. Kataku.

 

Pukul 10.00,kami semua telah checkout dari Hotel di daerah nusa dua bali, sebelum pergi ke bandara Mama aku memutuskan untuk membeli cemilan di kedai dekat supermarket. setelah memberi cemilan jalan menuju mobil tiba-tiba adikku terjatuh di pembatas lantai supermarket yang runcing dan menyebabkan kepalanya terluka. orang tuaku yang banyak segera melahirkan adiku ke rumah sakit terdekat untuk menjahit luka adeku. setelah 1 jam penanganan akhirnya kami bisa melanjutkan perjalanan ke bandara. di bandara ketika Papaku mengecek tiket kami ternyata tingkatkan itu tinggal di hotel yang jaraknya lumayan jauh dari bandara.

Papa:” Aduh sepertinya tiket pesawatnya tertinggal di hotel”Kata papa.

Mama:”lah kok bisa tertinggal, apakah papa tidak mengeceknya tadi saat di hotel sebaiknya segera mengambilnya ke hotel karena masih ada waktu 1 jam sebelum keberangkatan pesawat” kata mama.

 

Apa segera bergegas kembali ke hotel untuk mengambil tiket yang tertinggal di hotel namun setelah sekitar 30 menit menunggu Papa yang sedang mengantri tiket Papaku tidak kunjung datang hatiku Mamaku dan aku yang sudah sangat panik kami semua takut jadi tinggal pesawat yang akan berangkat sebentar lagi Kemudian dari kejauhan aku melihat apa ku berlari dengan cepat ke arah kami sambil membawa tiket 81 sampai kami semua segera bergegas untuk masuk ke bandara dan check in agar tidak tertinggal pesawat kami pun langsung bergegas pergi masuk ke dalam pesawat Setelah itu kami pulang ke Malang dengan perasaan lega dan bercampur lelah.

 

Setelah tiba di Surabaya Kami berempat tempat menaiki mobil sewaan untuk menuju ke kota Malang. ditengah-tengah perjalanan menuju kota malang Mamaku memutuskan untuk berhenti di sebuah tempat makan di pinggir jalan untuk makan malam. kami pun Makan malam dengan sepuasnya Karena perut sudah sangat lapar. setelah 1 jam makan malam kami pun Kembali menuju ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke malang. Setelah kira-kira 1 menit perjalanan aku melihat Mamaku yang sibuk mencari sesuatu di dalam tasnya.” Mama,  apayang sedang mama cari.

Mama:”Mama sedang mencari handphonemama yang sepertinya Tertinggal di rumah makan tadi.

 

 setelah sekitar 1 menit mencari ternyatahandphone Mamaku tertinggal di rumah makan. sontak Papa langsung bilang kepada driver untuk memutar balik mobil kembali ke rumah makan. setelah sekitar 5 menit kami kembali ke restoran tempat kami makan malam tadi. setelah menanyakan ke kasir ternyata HP mama saya sudah disimpan oleh pihak rumah makan, Mama pun langsung meminta kembali hp tersebut. setelah mengambil hp Kami berempat melanjutkan perjalanan menuju kota malang.

 

Setelah 5 menit perjalanan, saya pun tertidur lelap. Dan tiba-tiba  saya terbangun dan mendapati saya sudah sampai rumah. Saya pun bergegas membantu ayahku  membereskan barang bawaan di bagasi. setelah tiga puluh menit akhirnya barang-barang sudah di bereskan dari bagasi. Kami pun memilah-milah barang-barang yang sudah di bawa masuk rumah. setelah satu jam kami pun selesai memilah-milah barang bawaan kami, untuk di taruh ke tempatnya.

Setelah itu pun kami tertidur di kamar masing-masing.

Keesokan paginya saya terbangun dari tembat tidur sekitar jam 07.00 pagi setelah itu saya menuju kamar mandi untuk melakukan mandi pagi. Setelah selesai  mandi saya menuju meja makan untuk sarapan. Dan saat sarapan mama saya mendatangi saya dan bertanya.

Mama: ” Mas apakah kamu melihat sarung pantainya mama yang kemari mama bawa kebali

Aku:. “ tidak mah saya tidak melihatnya, apakah sepertinya

Ketinggalan di hotel kemari. Setelah itu mamaku menelponcustomerseviceyang ada di hotel tempat aku menginap di bali kemarin. Setelah bertanya, ternyata sarung pantai mamaku tertinggal di kamar hotel yang kemarin  kami tempati, karena terburu-buru untuk mengejar jadwal pesawat. Setelah itu mamaku meminta agar pihak hotel mengebalikan sarung pantai yang tertinggal di kamar hotel yang kami tempati kemarin. Pihak hotel menyarankan untuk mengantar sarung pantai tersebut mengunakan jasa pengiriman paket. setelah menyetujuinya mamaku memberikan alamat tempat tinggal kami setelah sekitar tiga hari menunggu akhirnya paket pun sampai dengan keadaan baik dan berbau harum.

Disini saya mendapat pelajaran bahwa jangan terburu-buru untuk membereskan barang dan pergi dari suatu tempat karena bisa saja ada barang-barang berharga yang tertinggal di tempat tersebut. Serta jangan ceroboh untuk menempatkan barang-barang kita di suatu tempat agar kita tidak lupa untuk mengambil barang tersebut kembali.

 

 

 

 


Komentar